Hack Pesawat Tanpa Awak Berhasil

Hack Pesawat Tanpa Awak Berhasil - PESAWAT Tak berawak yang dikendalikan dari jarak jauh ternyata memiliki celah berbahaya. Seorang peretas asal Texas berhasil menemukan cara untuk mengendalikan pesawat tersebut.

Pesawat tak berawak atau yang biasa dikenal dengan sebutan Drone, banyak digunakan tentara Amerika Serikat untuk melakukan berbagai tugas militer. Misalnya untuk melakukan pengintaian di tempat-tempat yang sulit dijangkau.

Namun para peneliti dari University of Texas baru saja menemukan celah yang terdapat di sistem pesawat tersebut, seorang hacker bisa saja membajaknya dengan melakukan spoofing (mengacak) sinyal GPS yang ada di pesawat tersebut.

"Tak terbayangkan malapetaka apa yang bisa ditimbul dari GPS spoofer," ungkap Todd Humphreys, pemimpin tim riset tersebut. Seperti dikutip detikINET dari foxnews, Jumat (20/7/2012).

Melihat lubang yang membahayakan itu, Humphreys beserta timnya pun menujukan temuannya kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat dengan melakukan beberapa percobaan. Seperti mengirim kordinat GPS palsu ke pesawat tak berawak tersebut.

Dampak buruk yang ditimbulkan bisa bermacam-macam, bisa saja para kriminal mengenalikan pesawat tersebut lalu menabrakannya dengan bangunan atau pesawat lain. Oleh sebab itu para peneliti menghimbau untuk segera menambal celah tersebut.
readmore »»  

HTC Indosat Free Fitur Blinkfeed

HTC Indosat Free Fitur Blinkfeed - Jakarta (ANTARA) - Operator telekomunikasi Indosat menggandeng HTC menghadirkan fitur BlinkFeed yang memungkinkan pengguna dapat mengakses lebih dari 1.400 sumber media, Facebook update, Twitter, dan konten galeri, termasuk live streaming pribadi, langsung dari layar utama.

Alexander Rusli, Director & CEO Indosat dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya telah secara resmi mengumumkan kolaborasi dengan HTC itu bersama Chairwoman HTC Cher Wang dalam ajang Mobile World Congress 2013 yang berlangsung di Barcelona pada 27 Februari 2013.

"Dengan HTC BlinkFeed, pelanggan kami semakin dimudahkan dalam mengakses informasi terkini secara mudah dan langsung dari layar home screen smartphone HTC One yang segera hadir di Indonesia," katanya.

Kerja sama Indosat dan HTC ini merupakan sesuatu yang baru karena menghadirkan inovasi bundling yang tidak hanya sekadar bundling harga, tetapi terintegrasi ke dalam operating system smartphone.

Hal ini sekaligus menjadikan Indosat sebagai mitra eksklusif HTC untuk peluncuran smartphone HTC tercanggihnya di Indonesia.

HTC BlinkFeed merupakan salah satu fitur utama dari HTC One, smartphone terbaru yang mengubah layar home screen menjadi live stream dinamis yang berisi informasi-informasi relevan bagi pengguna, meliputi berita, imaging, dan social networking.

HTC BlinkFeed menampilkan rangkuman dari artikel dan update terkini yang dapat dilihat secara sekilas dari layar home screen.

Pengguna dapat melihat artikel keseluruhan dengan membuka image maupun judul (headline) yang terdapat pada BlinkFeed.

Dengan BlinkFeed, pengguna dapat mengakses lebih dari 1.400 sumber media, Facebook update, Twitter, dan konten galeri, termasuk live streaming pribadi, langsung dari layar utama (home screen).

Beberapa konten gambar yang terdapat dalam BlinkFeed juga ditampilkan spesifik berdasarkan lokasi dan tanggal.

"Kerja sama Indosat dan HTC merupakan yang pertama di dunia dalam menghadirkan integrasi fungsi Flagship Devices HTC dengan layanan yang akan disediakan oleh Indosat," katanya
readmore »»  

Penipuan Investasi Emas Wonosobo Jateng

Jajaran Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Reskrimsus Polda) Jateng berhasil meringkus pelaku penipuan dengan modus investasi emas bernilai miliaran rupiah. Pelaku ditangkap di Surabaya.

Tersangka bernama Tan Tandi Gunawan (39) warga Jalan Sidomulyo nomor 19 RT 03 RW 03, Wonosobo Timur, Wonosobo, Jateng. Pelaku diketahui sebagai Direktur Utama PT Bina Sinar Sejahtera (BSS) yang beralamat di Jalan Sidomulyo No. 19 Wonosobo Jawa Tengah.

"Namun dengan iming-iming bunga tinggi, tersangka berhasil mengelabui sedikitnya 4.500 nasabah dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 103,910 miliar. PT BSS merupakan perusahaan konsultan, namun tidak memiliki ijin usaha dibidang jasa investasi," terang Direktur Reskrimsus Kombes Pol Firli saat gelar kasus di Polda Jateng, Kota Semarang, Jateng Senin, (24/9) siang.

Terungkapnya kasus tersebut lanjut Firli, setelah adanya laporan dari salah satu nasabah bernama Kusmanto (33) warga Bangunsari RT 02 RW 07 Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Temanggung pada 28 April 2011 lalu.

"Tersangka yang melarikan diri terus kami lakukan pengejaran. Akhirnya, kemarin dapat kita tangkap sekitar pukul 14.00 WIB, berikut barang buktinya," tegas Firli.

Saat beraksi, tersangka menjanjikan keuntungan besar yakni komisi sebesar 0,8% per hari atau 16% per bulan, serta dengan menggunakan sertifikat sebagai bukti penyetoran dan member nasabah, sehingga ulah tersangka demikian meyakinkan.

"Sertifikat itu ditandatangani sendiri oleh tersangka sebagai Direktur Utama PT BSS. Dengan bunga 16% perbulan, ini jelas jauh dibanding bunga bank yang hanya sekitar 7% per tahun," kata Firli.

Sebagai barang bukti lanjut Firli, pihaknya mengamankan Dokumen perjanjian kerjasama (MoU) dan bukti penerimaan uang nasabah, sertifikat bukti investasi, buku tabungan dan beberapa kartu ATM, slip setoran rekening bank BCA dan Mandiri.

"Slip setoran itu atas nama tersangka dan Yuswendro, serta buku besar investasi masuk dari 4500 nasabah. Kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kasus ini, tersangka kita ancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara," pungkas Firli.

Untuk proses hukum lebih lanjut, tersangka yang saat ini mendekam di hotel prodeo Polda Jateng dijerat dengan pasal 378 dan atau pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan.
readmore »»  

Wakepsek cabul tuding rekannya sesama guru juga tukang pacaran

Wakepsek cabul tuding rekannya sesama guru juga tukang pacaran - Wakepsek T (50) membantah mencabuli siswinya yang berinisial MA. T malah menuding MA punya hubungan khusus dengan Y (40), guru geografi di sekolah yang sama. Menurut T, Y juga tukang pacaran.

"Di Bali saya pernah memergoki mereka berdua sedang berpacaran. Saya ingin menasihati MA," kata T saat menggelar jumpa pers di sebuah SMA Negeri di bilangan Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (1/3).

Menurut T, MA yang siswi kelas XII ini sering curhat pada dirinya soal hubungannya dengan Y. MA sedih karena Y ternyata mempermainkan cintanya.

"Dia juga bilang pernah putus dengan Y. Y suka membawa perempuan ke sekolahan. Dia diketahui sedang berpacaran dengan janda. MA sering curhat, saya ingin melindungi MA," klaim T.

Mendengar keterangan T, MA mengamuk. Dengan histeris MA memukuli T. Sementara sang guru geografi juga membantah keterangan T. Menurut Y, justru MA curhat pernah dicabuli T.

Sebelumnya diberitakan, A (17), siswi di salah satu SMA di daerah Utan Kayu, Jakarta Timur, mengaku dipaksa melayani nafsu bejat gurunya berinisial T, yang juga wakil kepala (wakepsek) di sekolah tersebut. MA mengatakan, pelecehan itu sudah dialaminya pada bulan Juni dan Juli 2012 lalu.
readmore »»  

Wakepsek cabul akui bawa muridnya ke Ancol dan Sentul

Wakepsek cabul akui bawa muridnya ke Ancol dan Sentul - Kericuhan terjadi saat T (45), guru Biologi yang juga wakil kepala sekolah sebuah SMA di Jakarta Timur, menggelar jumpa pers di sekolahnya. Dalam jumpa pers itu terjadi saling tuding antara guru T dan MA, siswa yang jadi korban.

T membantah telah melecehkan MA. Tapi dia mengakui sempat membawa MA jalan-jalan ke Ancol, Sentul dan kediamannya di daerah Bekasi.

"Iya benar ada (ke Ancol dan Bekasi) tapi itu pun karena kemauan MA," kata T sambil gemetaran saat ditanyai wartawan di sekolah usai jumpa pers, Jumat (1/3).

Dia mengaku ajakan jalan itu datang dari MA yang ingin bercerita tentang kehidupan asmaranya. Lantas, kata T, sebagai guru dia merasa berkewajiban mendengar keluh kesah muridnya.

"Katanya dia mau cerita hubungannya dengan Y. Ya saya kan guru, nah karena ingin memperbaiki siswa yang salah ya saya dengerin. Kepada saya MA juga bilang mau berubah biar dapat rangking," jelasnya.

T menambahkan, dalam sejumlah pertemuan keduanya hanya ngobrol biasa. Termasuk saat keduanya berada di kediaman T.

"Iya benar kita ke Bekasi, tapi itu pun nggak lama. Ada saksinya tetangganya, tapi sayang orangnya udah wafat," ungkap T.

Dia juga membantah telah berbuat yang tidak senonoh pada MA. "Nggak ada itu, nggak ada. Kita cuma cerita-cerita aja," ujarnya.

Saat ditanya apa maksudnya membawa nama guru lain berinisial Y, T mengungkapkan kalau MA dekat dengan Y. Dia menegaskan tak ada masalah lain yang membuatnya kesal pada Y.

"Saya nggak level rebutan jabatan sama dia. Saya di sini udah PNS golongan 4 B udah lebih dari kepsek, dia itu baru," kata T.

Seperti diketahui, MA (17) mengalami pelecehan pada bulan Juni dan Juli 2012 lalu. MA terpaksa melayani nafsu bejat sang guru karena diancam. "Dia mengancam tidak mengeluarkan nilai dan ijazah saya. Saya takut," ungkap siswi kelas XII itu.

Peristiwa itu pertama kali terjadi pada 26 Juni 2012 lalu. Kala itu MA diajak makan di sekitar Pantai Ancol, Jakarta Utara. Setelah makan, T kembali membawanya mengelilingi kawasan Ancol dan mulai merayu MA.

MA kaget melihat pelaku yang tiba-tiba saja membuka celananya. Tanpa banyak bicara pelaku memaksa MA melayani nafsu bejatnya. Peristiwa ini terus berulang.
readmore »»  

Pihak sekolah sempat ajak damai siswi korban pencabulan

Pihak sekolah sempat ajak damai siswi korban pencabulan - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menyatakan pihaknya sudah memeriksa dua orang saksi terkait pencabulan siswi berinisial MA (17) oleh T (45), wakil kepala sekolah sekolah negeri di Jakarta Timur. Korban mengaku pernah diajak damai oleh pihak sekolah.

"Saksi yang sudah diperiksa ada dua, yakni sang korban sendiri dan guru BP-nya. Menurut korban, memang pernah ada tawaran dari sekolah untuk berdamai, namun keluarga korban tidak menerima," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/3).

Rikwanto mengatakan, korban baru diajak damai, belum membicarakan kelanjutannya. "Baru ajakan damai, belum sampai kepada kompensasi yang akan didapatkan oleh korban," kata Rikwanto.

Menurut Rikwanto, pemeriksaan terhadap korban dilakukan penyidik saat yang bersangkutan membuat laporan. "Tiga hari kemudian baru diperiksa Guru BP. Tidak menutup kemungkinan untuk memanggil pihak lain dari sekolah," ujar Rikwanto.

Jika terbukti bersalah, maka wakil kepala sekolah akan dijerat UU perlindungan anak No 22 Tahun 2003 Pasal 81 dan 82 dengan ancaman 15 tahun penjara.

Seperti diketahui, MA (17) mengalami pelecehan pada bulan Juni dan Juli 2012 lalu. MA terpaksa melayani nafsu bejat sang guru karena diancam. "Dia mengancam tidak mengeluarkan nilai dan ijazah saya. Saya takut," ungkap siswi kelas XII itu.

Peristiwa memilukan itu pertama kali terjadi pada 26 Juni 2012 lalu. Kala itu MA diajak makan di sekitar Pantai Ancol, Jakarta Utara. Setelah makan, T kembali membawanya mengelilingi kawasan Ancol dan mulai merayu MA.

MA kaget melihat pelaku yang tiba-tiba saja membuka celananya. Tanpa banyak bicara pelaku memaksa MA melayani nafsu bejatnya. Peristiwa ini terus berulang.
readmore »»  

Siswi SMU dipaksa layani nafsu bejat wakepsek

Siswi SMU dipaksa layani nafsu bejat wakepsek - MA (17), siswi di salah satu SMU di daerah Matraman, Jakarta Timur, mengaku dipaksa melayani nafsu bejat gurunya berinisial T, yang juga wakil kepala (wakepsek) di sekolah tersebut. MA mengatakan, pelecehan itu sudah dialaminya pada bulan Juni dan Juli 2012 lalu.

"Dia mengancam untuk tidak mengeluarkan nilai dan ijazah saya. Saya takut," ungkap siswi kelas XII saat ditemui di rumahnya, Kamis (28/2) malam.

MA menuturkan, peristiwa memilukan itu pertama kali terjadi pada 26 Juni 2012 lalu. Saat itu dirinya yang sedang libur sekolah, mendadak ditelepon pelaku sekitar pukul 15.00 WIB dengan alasan ingin membahas urusan sekolah.

"Bapak ngajakin ketemuan, saya bilang di sekolah aja, dia nolak. Akhirnya diminta ketemu di depan BCA Utan Kayu. Baru saja bertemu dia sudah mencium tangan saya. Ada yang mau diomongin penting katanya, tapi saya diajak putar-putar dulu," cerita MA.

MA menambahkan, guru bejat itu kemudian mengajaknya makan di sekitar Pantai Ancol, Jakarta Utara. Setelah makan, pelaku pun kembali membawanya mengelilingi kawasan Ancol dan mulai merayu MA.

"Itu kan malem sekitar jam 8, abis muter-muter mobilnya diparkirin di tempat yang gelap. Saya bingung kok tiba-tiba dia parkir, tiba-tiba saja dia melecehkan saya," ucapnya lirih.

Tak hanya itu, MA kaget melihat pelaku yang tiba-tiba saja membuka celananya. Tanpa banyak bicara pelaku memaksa MA melayani nafsu bejatnya.

"Saya dipaksa, saya takut banget. Bahkan dia mengancam kalau saya tidak melakukannya maka ijazah saya tidak akan dikeluarkan," ujar MA.

Lebih lanjut perempuan berkulit putih ini mengatakan, setelah selesai melampiaskan nafsunya, T mengantarkan pulang MA. MA diturunkan ke Cempaka Putih dan dibekali uang Rp 50 ribu untuk naik taksi ke rumahnya.

Rupanya, ulah si guru cabul tak sampai di situ saja. Peristiwa ini kembali terulang pada bulan berikutnya, Juli, sebanyak tiga kali. Dengan dalih yang sama yakni ingin membicarakan kegiatan sekolah, T berhasil membawa MA ke tempat lain.

"Yang kedua saya dibawa ke Ancol lagi, yang ketiga saya di bawa ke Sentul, ujung-ujungnya saya harus melakukan itu lagi," paparnya.

Terakhir, pelaku mengajak korban ke rumahnya di daerah Bekasi, yang sedang kosong karena istri dan dua anaknya sedang keluar. Di lokasi itu, pelaku ternyata telah menyiapkan segala sesuatunya. Bahkan, korban diminta untuk membuka bajunya.

"Saya menolak. Tapi dengan kondisi di rumah itu, sepertinya memang sudah direncanakan sebelumnya," tuturnya.

Setelah nyaris menjadi korban kebejatan lebih jauh, korban menjauh dari pelaku. Telepon dan pesan pelaku tak digubrisnya. Tak tahan dengan sikap pelaku, korban kemudian menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada seorang guru yang dikenalnya cukup akrab.

"Saya nggak punya ayah, ada seorang guru yang dekat, dan saya cerita ke dia. Supaya tidak ada lagi kejadian begini," katanya sambil terisak.
readmore »»